SEO BLOG & TEMPLATES
Topics :
Label
Comments
Diberdayakan oleh Blogger.
Pengunjung
Popular post
-
TRIBUNNEWS.COM , SUMENEP – Sedikitnya 30 aktifis yang tergabung dalam Kaukus Mahasiswa Sumekar (KMS), menggelar aksi demo ke Kantor PT Gara...
-
Picture by Google Tips Cara Mudah Menghafal Al-Quran Tanpa Menghafal (Bagian 1) , menghafal Al Quran sebenarnya sangat mudah hanya saja kit...
-
“ Assalamu’alaikum wa rahmatullah …” begitulah Imam sholat jum’at mengakhiri sholat 2 raka’at sekaligus akhir dari rangkaian ibadah jum’...
-
Suarapinggirpapas, Sumenep - Meski ditengah-tengah kesibukan kerja terutama bagi petani garam menjelang pergantian musim penghu...
-
Indonesia sungguh merupakan negeri yang besar dan kaya dengan segala macam tradisi ...
-
PUTRAJAYA - Pengadilan Malaysia memutuskan penggunaan kata "Allah" hanya diperbolehkan untuk Muslim, dalam publikasi apapun. S...
-
Kabupaten Sumenep terbagi menjadi 27 Kecamatan (18 Kecamatan di Daratan dan 9 Kecamatan di Kepulauan) Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten ...
-
Bumigaram,Sumenep- Beberapa orang warga dari tiga desa di Kecamatan Kalianget yaitu Desa Marengan, Karanganyar dan Pinggirpapas menghadang...
-
Sumenep: Nasib naas menimpa Ma’afi (50), warga Desa Pinggirpapas Kec.Kalianget Kab.Sumenep. Korban tewas disambar petir saat memperbaiki p...
-
PEMILU 2014 sudah didepan mata, bagi anda yang bingung untuk memilih wakil anda barangkali postingan ini berguna. Berikut Daftar Calon Tet...
Followers
Blog Archive
-
▼
2014
(19)
-
▼
Juni
(7)
- Potret Pendidikan di Pulau Terpencil
- Jalan Tak Kunjung diperbaiki, Warga Menghadang Tru...
- Kamus Bahasa Girpapas (Pinggirpapas)
- Ratusan Warga Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Me...
- Setelah Puluhan Tahun dibiarkan, Sungai Desa Pingg...
- Memasuki Kemarau Ribuan Warga di Sumenep Mulai Men...
- Astaghfirullah..Mesjidpun Menjadi Sasaran Pencurian
-
▼
Juni
(7)
mohon maaf
Potret Pendidikan di Pulau Terpencil
![]() |
| Kondisi Bangunan MI Makarimal Akhlaq |
Lembaga Pendidikan Makarimal Akhlaq adalah contoh Potret Buram Pendidikan di negeri ini. Lembaga ini berdiri di sebuah pulau terpencil di Kabupaten Sumenep yaitu di Pulau Tonduk atau masyarakat mengenalnya sebagai Desa Tonduk. Pulau yang masuk dalam wilayah Kec. Raas ini dihuni penduduk sekitar 3.500 jiwa dan hanya tersisa 35 % karena 65% pergi merantau ke berbagai wilayah di Indonesia. Di pulau ini terdapat satu SD Negeri dan beberapa lembaga pendidikan swasta.
Kepala MI Makarimal Akhlaq Abdul Arief, S.Pd. menjelaskan bahwa selama ini lembaga yang dikelolanya belum pernah disentuh bantuan pembangunan gedung sekolah. Selama ini pihaknya mengandalkan sumbangan masyarakat sekitar untuk kepentingan yang berkaitan dengan bangunan fisik sekolah. Selain itu Kepala Sekolah yang pernah menimbah ilmu di Ponpes Mathali’ul Anwar Sumenep ini juga menjelaskan lembaga yang dikelolanya masih sangat membutuhkan guru. Maklum jumlah guru di lembaga ini sangat terbatas sehingga proses belajar mengajar tidak maksimal.
![]() |
| MI Makarimal Akhlaq dari kejauhan |
“Sejujurnya kami berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga kami, baik berupa bangunan ataupun tambahan pengajar,” ungkap Abdul Arief. Sarjana muda lulusan STKIP Sumenep ini juga mengungkapkan keinginannya untuk membangun desanya, khususnya di bidang pendidikan. Saat pertama kali masuk dalam lembaga yang di rintis oleh orang tuanya yaitu KH. Abu Zairi, Arif mengungkapkan kesedihannya. Betapa tidak dia menjumpai seorang siswa kelas V di MI Makarimal Akhlaq belum bisa membaca. Sejak saat itu Abdul Arif bertekad akan berjuang keras untuk memajukan lembaganya yang menaungi RA,MI dan Madrasah Diniyah.
Langkah awal yang dilakukan oleh Abdul Arief, S.Pd. adalah mencoba menata administrasi sekolah. Dia juga berjuang untuk meyakinkan masyarakat bahwa MI dan SD tidak ada perbedaan. Selama ini yang berkembang di kalangan masyarakat desa ini adalah bahwa lulusan SD akan lebih baik dan menjanjikan dibanding lulusan MI.
Selain kekurangan ruangan dan pengajar di lembaga ini juga tidak ada sarana permainan untuk anak khususnya siswa RA. Arief berharap kedepan ada kepedulian dari berbagai pihak untuk meningkatkan mutu pendidikan di lembaganya. Menurutnya bahkan ada anak yang lulus SD atau MI di pulau ini langsung bekerja ikut keluarganya merantau. Jika hal ini terus dibiarkan bagaimana generasi Indonesia kedepan bisa maju menghadapi persaingan global.
Top 5 Popular of The Week
-
TRIBUNNEWS.COM , SUMENEP – Sedikitnya 30 aktifis yang tergabung dalam Kaukus Mahasiswa Sumekar (KMS), menggelar aksi demo ke Kantor PT Gara...
-
Picture by Google Tips Cara Mudah Menghafal Al-Quran Tanpa Menghafal (Bagian 1) , menghafal Al Quran sebenarnya sangat mudah hanya saja kit...
-
“ Assalamu’alaikum wa rahmatullah …” begitulah Imam sholat jum’at mengakhiri sholat 2 raka’at sekaligus akhir dari rangkaian ibadah jum’...
-
Suarapinggirpapas, Sumenep - Meski ditengah-tengah kesibukan kerja terutama bagi petani garam menjelang pergantian musim penghu...
-
Indonesia sungguh merupakan negeri yang besar dan kaya dengan segala macam tradisi ...
-
PUTRAJAYA - Pengadilan Malaysia memutuskan penggunaan kata "Allah" hanya diperbolehkan untuk Muslim, dalam publikasi apapun. S...
-
Kabupaten Sumenep terbagi menjadi 27 Kecamatan (18 Kecamatan di Daratan dan 9 Kecamatan di Kepulauan) Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten ...
-
Bumigaram,Sumenep- Beberapa orang warga dari tiga desa di Kecamatan Kalianget yaitu Desa Marengan, Karanganyar dan Pinggirpapas menghadang...
-
Sumenep: Nasib naas menimpa Ma’afi (50), warga Desa Pinggirpapas Kec.Kalianget Kab.Sumenep. Korban tewas disambar petir saat memperbaiki p...
-
PEMILU 2014 sudah didepan mata, bagi anda yang bingung untuk memilih wakil anda barangkali postingan ini berguna. Berikut Daftar Calon Tet...



Tidak ada komentar: